Beranda » Artikel Blog » Menasehati dan Mengajari Saat Berjalan Bersama

Menasehati dan Mengajari Saat Berjalan Bersama

Diposting pada 24 September 2020 oleh admin | Dilihat: 12 kali | Kategori: ,

πŸ”°||Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ… ||πŸ”°

Parenting Anak Islam
β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”
πŸƒπŸŒΉπŸƒ

BAB 2

{ Pendidikan Anak Usia 4-10 Tahun }

Menasehati dan Mengajari Saat Berjalan Bersama

Nabi Shallallahu alaihi Wasallam adalah teladan dalam hal ini. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa Beliau pernah menemani Anas dan anak-anak Ja’far, putra pamannya, serta Al-Fadhl, putra pamannya. Berikut ini adalah kisah yang dituturkan oleh Abdullah bin Abbas, Putra pamannya, yang diajak jalan bersama di atas kendaraan beliau. Dari kebersamaan dengan beliau itu, Ibnu Abbas dapat menimba pengetahuan dari Nabi dalam suasana yang segar, pikiran yang jernih, dan hati yang terbuka. Dalam perjalanannya ini beliau mengajarkan kepadanya beberapa pelajaran sesuai jenjang usia dan kemampuan daya pikirnya melalui dialog ringkas, langsung, dan mudah tetapi sarat dengan makna-makna yang agung lagi mudah dicerna dan disimpulkan oleh anak seusianya.

Nabi bersabda, “Nak, Aku akan memberimu beberapa pelajaran : Peliharalah Allah, niscaya dia akan balas memeliharamu, peliharalah Allah niscaya kamu akan menjumpainya dihadapanmu, jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, dan jika kamu meminta pertolongan maka mohonlah kepada Allah, ketahuilah, sesungguhnya andaikata seluruh umat bersatu padu untuk memberi suatu manfaat kepadamu, niscaya mereka tidak akan dapat memberikannya kepadamu, kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Allah untukmu, dan seandainya mereka bersatu padu untuk menimpakan suatu bahaya kepadamu, niscaya mereka tidak akan dapat membahayakan mu, kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Allah bagimu, pena telah diangkat dan lembaran catatan telah mengering.”

Nabi Shallallahu alaihi Wasallam adalah guru pertama. Saat memberikan pelajaran, beliau memperhatikan faktor usia anak dan kemampuan intelegensinya. Untuk itu, beliau memberi pengetahuan yang dapat ditampung oleh pemahaman anak dan dapat dicerna oleh pikirannya. Dengan demikian, ilmu itu pun membekas dalam hati dan tergerak untuk mengimplementasikannya ke dalam sepak terjangnya. Sebagai buahnya, ilmu dalam dirinya selalu seiring dengan amal.

Baca Juga : Tidak Mengajarkan Kemungkaran Kepada Anak

———————————————————–
Sumber : Diringkas dari Buku β€œIslamic Parenting” pendidikan Anak Metode Nabi
Karangan: Syekh Jamal Abdurrahman
Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

Channel Telegram Parenting Anak Islam.
🌻🌱🌻

πŸ“±Join Channel Telegram kami:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

https://t.me/ParentingAnakIslam

πŸŒΉπŸƒπŸŒΉ

Bagikan

Menasehati dan Mengajari Saat Berjalan Bersama | Smart Baby And Kids

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Kunjungi Toko Kami

SMARTBABYKIDS
Jl. Tuanku Tambusai, Depan simpang Jl K.H. Ahmad Dahlan. Kec. Marpoyan Damai. Pekanbaru. Riau

Live Chat
Online Senin-Ahad (08:00 – 17:00) WIB

Tentang Kami

SmartBabyKids Grosir perlengkapan bayi dan anak di pekanbaru, kami melayani grosir dan ecer, untuk produk baju bayi kami adalah distributor Little Q di Pekanbaru,Β  selain produk Baju Bayi kami juga memiliki perlengkapan kebutuhan bayi dan anak-anak

Chat via Whatsapp
Admin Tiara
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin Tiara
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja